Scroll untuk baca artikel
BeritaNewsTrending

Bhabinkamtibmas Sukabumi Selatan Aktif Lakukan Pembinaan Remaja untuk Cegah Tawuran Pelajar

22
×

Bhabinkamtibmas Sukabumi Selatan Aktif Lakukan Pembinaan Remaja untuk Cegah Tawuran Pelajar

Sebarkan artikel ini

Kabar Ngetren/Jakarta – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, Bripka Endi Toro, Bhabinkamtibmas Kelurahan Sukabumi Selatan, terus aktif melakukan pembinaan kepada para remaja yang sering berkumpul di wilayahnya. Selasa malam, (14/5). Langkah ini diambil sebagai upaya preventif untuk menghindari tawuran pelajar dan pelanggaran Kamtibmas lainnya yang berpotensi berujung pada konsekuensi yang fatal.

Bripka Endi Toro, yang terkenal dengan interaksinya yang aktif dengan warga, secara inisiatif mendekati kelompok-kelompok remaja yang sering berkumpul di berbagai lokasi di Kelurahan Sukabumi Selatan. Dalam setiap kesempatan, ia menyampaikan pesan penting tentang bahaya tawuran pelajar dan dampak negatifnya.

“Saya ingin mengingatkan adik-adik semua untuk tidak terlibat dalam tawuran. Tindakan ini tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga bisa merugikan masa depan kalian. Tawuran bisa berujung pada cedera serius atau bahkan kematian, baik bagi pelaku maupun korban,” ujar Bripka Endi Toro.

Selain itu, Bripka Endi Toro juga menekankan bahwa keterlibatan dalam tawuran dapat berdampak pada pencabutan Kartu Jakarta Pintar (KJP), yang merupakan bantuan pendidikan bagi siswa di Jakarta.

“Jika kalian terlibat tawuran, bukan hanya hukum yang akan mengejar kalian, tapi juga masa depan pendidikan kalian yang bisa terancam. KJP kalian bisa dicabut, dan ini tentunya akan merugikan kalian sendiri dan orang tua kalian,” tegasnya.

Bripka Endi Toro tidak hanya memberikan penekanan pada ancaman hukum dan dampak sosial, tetapi juga memberikan contoh nyata tentang kasus-kasus yang telah terjadi di wilayah lain. Ia menceritakan bagaimana beberapa remaja menjadi korban tawuran dan mengalami cacat fisik yang serius atau bahkan kehilangan nyawa.

“Saya ingin kalian memahami bahwa tawuran bukanlah solusi. Banyak kasus di mana remaja yang terlibat tawuran akhirnya cacat seumur hidup atau kehilangan nyawa. Kalian juga bisa menyebabkan orang lain kehilangan nyawa, dan ini akan membawa beban psikologis dan hukum yang sangat berat sepanjang hidup kalian,” lanjut Bripka Endi Toro.

Upaya pembinaan yang dilakukan oleh Bripka Endi Toro merupakan bagian dari strategi untuk menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi semua warga, terutama generasi muda, dalam membangun masa depan yang lebih baik.

Sumber: Humas Polres Metro Jakarta Barat, editor: eFHa.