Scroll untuk baca artikel
BeritaNewsTrending

Bupati Purbalingga Hadiri Pelantikan PPK untuk Pilkada Serentak 2024

19
×

Bupati Purbalingga Hadiri Pelantikan PPK untuk Pilkada Serentak 2024

Sebarkan artikel ini

Kabar Ngetren/Purbalingga – Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi, bersama Ketua DPRD dan jajaran Forkopimda, menghadiri Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/Janji Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) untuk Pilkada Serentak 2024. Acara tersebut berlangsung di Tien Catering, Purbalingga, pada Kamis (16/5).

Dalam sambutannya, Bupati Tiwi menyampaikan pesan penting kepada para PPK yang baru dilantik. Beliau menekankan pentingnya sinergitas antara PPK dengan Forkopimcam yang terdiri dari Camat, Kapolsek, dan Danramil. “Jalin sinergitas, jalin komunikasi, dan koordinasi yang baik dengan teman-teman Camat unsur Forkopimcam dan kepala desa. Karena nanti mungkin panjenengan tidak bisa kerja sendirian,” ujar Bupati Tiwi.

Bupati juga mengingatkan agar PPK melaksanakan tugas dengan baik dan menjaga integritas, netralitas, serta profesionalisme dalam setiap tahapan Pilkada 2024. “PPK ini memiliki peranan tugas yang sangat penting karena salah satu tolok ukur lancar tidaknya penyelenggaraan pesta demokrasi salah satunya ditentukan oleh pihak penyelenggara,” kata Bupati.

Selain itu, Bupati Tiwi menginstruksikan kepada para Camat untuk membantu tugas PPK, termasuk menyediakan kantor sekretariat dan tiga personel dari Pemerintah Kecamatan. “Mempersiapkan personel untuk sekretariat PPK, biasanya agak lama, jadi mulai sekarang Bapak/Ibu Camat mulai memetakan. Pak Asisten 1 (Aspemkesra Sekda) segera surati Camat agar tahapan-tahapan Pilkada 2024 ini tidak terganggu,” tambahnya.

Bupati berharap agar KPU Kabupaten Purbalingga dan PPK bisa mewujudkan Pilkada yang bermartabat dengan angka partisipasi pemilih yang tinggi. Sosialisasi yang efektif diharapkan mampu meningkatkan kesadaran politik masyarakat. “Tolok ukur kesuksesan juga diukur dari tingkat partisipasi. Syukur Pemilu Serentak kemarin ada peningkatan dari 78% ke 80%, ini suatu hal yang baik,” ujar Bupati Tiwi.

Ketua KPU Purbalingga, Zamaahsari, menyatakan bahwa berbagai tahapan sudah dilaksanakan, termasuk penganggaran dari pemerintah daerah sebesar Rp 30 miliar. “Anggaran sudah NPHD di Bulan November 2023 sejumlah Rp 30 miliar ini untuk pelaksanaan Pilkada ini membuktikan bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Purbalingga serius untuk melaksanakan Pilkada 2024,” katanya.

Selain PPK, KPU juga tengah membentuk Panitia Pemungutan Suara (PPS) untuk tingkat desa/kelurahan, dengan 1187 calon yang akan mengikuti tes CAT untuk menjaring 717 orang. PPK juga akan melakukan pemutakhiran data pemilih melalui Coklit pada 24 Juni – 24 Juli.

Ketua KPU Purbalingga menekankan pentingnya integritas, loyalitas, dan netralitas PPK. “Jika sudah tidak netral hasil pemilu tidak akan dipercaya publik. Pilkada 2024 diharapkan juga menjadi Pilkada yang menyenangkan seperti sebelumnya,” tutup Zamaahsari.

Sumber: Gn/Prokompim, editor: eFHa.