Scroll untuk baca artikel
BeritaNewsTrending

JAM Pidsus Kejagung RI Tetapkan Kepala Kanwil Bea Cukai Riau sebagai Tersangka Kasus Korupsi Impor Gula PT SMIP

18
×

JAM Pidsus Kejagung RI Tetapkan Kepala Kanwil Bea Cukai Riau sebagai Tersangka Kasus Korupsi Impor Gula PT SMIP

Sebarkan artikel ini

Kabar Ngetren/Banyumas – Tim Penyidik dari Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM PIDSUS) telah melakukan pemeriksaan terhadap 2 saksi tambahan dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi terkait impor gula oleh PT Sumber Mutiara Indah Perdana (SMIP) dari tahun 2020 hingga 2023. Total saksi yang telah diperiksa mencapai 69 orang.

Berdasarkan hasil pemeriksaan tersebut, Kapuspenkum Kejaksaan Agung RI, Dr. Ketut Sumedana mengungkapkan, tim Penyidik menetapkan satu orang tersangka, yakni RR, yang menjabat sebagai Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Riau periode 2019 hingga 2021.

Tersangka diduga melakukan penyalahgunaan kewenangan dengan mencabut Keputusan Pembekuan Izin Kawasan Berikat PT SMIP setelah menerima suap dari pihak terkait. Hal ini bertujuan untuk memungkinkan PT SMIP melakukan impor gula kristal putih yang tidak sesuai dengan izinnya.

Dalam kurun waktu 2020 hingga 2023, PT SMIP diduga telah melakukan impor gula sebanyak ± 25.000 ton yang ditempatkan di Kawasan Berikat dan Gudang Berikat tanpa mematuhi regulasi yang berlaku.

Tersangka dijerat dengan Pasal 2 Ayat (1) dan Pasal 3 jo. Pasal 18 Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dan ditambah dengan Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2001 jo. Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Perubahan Atas Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo. Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.

Tersangka RR akan ditahan selama 20 hari ke depan, mulai tanggal 15 Mei 2024 hingga 3 Juni 2024, untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

Sumber: Kapuspenkum Kejaksaan Agung RI, editor: eFHa.