Scroll untuk baca artikel
BeritaNewsTrending

Kekejaman OPM di Papua, Pelanggaran HAM Terang-terangan

50
×

Kekejaman OPM di Papua, Pelanggaran HAM Terang-terangan

Sebarkan artikel ini

Kabar Ngetren/Papua – Tindakan yang mengakibatkan pencabutan Hak Asasi Manusia (HAM) orang lain merupakan pelanggaran HAM. Definisi ini tercantum dalam bagian Ketentuan Umum pada Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 39 Tahun 1999 tentang HAM. UU tersebut menegaskan bahwa HAM merupakan hak yang kodrati melekat dan tidak terpisahkan dari seorang individu manusia, termasuk hak untuk hidup dan hak untuk tidak disiksa. Kamis (16/5).

Baru-baru ini, Organisasi Papua Merdeka (OPM) kembali melakukan pelanggaran HAM di Papua, insiden yang terjadi di awal tahun 2024 ini menambah daftar panjang kekejaman OPM terhadap warga sipil di wilayah tersebut. Dalam dua video yang viral di media sosial, terlihat aksi brutal OPM berupa pembunuhan dan penyiksaan terhadap warga sipil tidak bersenjata, baik pria maupun wanita.

Video tersebut memperlihatkan tindakan kejam OPM terhadap warga yang dianggap simpatisan aparat keamanan (Apkam). Tindakan semena-mena ini mencabut hak untuk hidup dan hak untuk tidak disiksa dari para korban yang tak bersalah, yang seharusnya dilindungi oleh HAM. Aksi ini tidak hanya melanggar hukum Indonesia tetapi juga dikutuk oleh dunia internasional. Kekejaman semacam ini tidak pernah ditoleransi oleh masyarakat global.

Perbuatan OPM dalam tayangan video tersebut menunjukkan pelanggaran HAM yang nyata dalam upaya mereka memisahkan diri dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Kekejaman mereka menciptakan ketakutan dan ketidaknyamanan bagi masyarakat Papua, mengganggu keamanan dan kestabilan wilayah. Dampaknya juga terasa pada proses percepatan pembangunan di Papua, yang terganggu oleh aksi-aksi kekerasan OPM.

Tindakan ini menambah daftar panjang kekejaman yang dilakukan oleh OPM, menunjukkan bahwa organisasi ini terus melakukan pelanggaran HAM demi tujuannya. Insiden-insiden seperti ini harus dihentikan demi terciptanya perdamaian dan kesejahteraan di Papua serta tegaknya HAM di Indonesia.

Sumber: *** , editor: eFHa.