Scroll untuk baca artikel
News

Kontroversi Wasit di Final UEL, Sevilla Tetap Keluar sebagai Juara

15
×

Kontroversi Wasit di Final UEL, Sevilla Tetap Keluar sebagai Juara

Sebarkan artikel ini

 Kabar Ngetren/Hungaria – Final Liga Europa 2023 antara Sevilla dan AS Roma menjadi sorotan setelah wasit utama, Anthony Taylor, mengalami penyerangan brutal oleh pendukung AS Roma di Bandara Budapest. 

Kejadian ini tak hanya menimpa sang wasit, tetapi juga keluarganya yang turut menjadi sasaran perlakuan tak pantas dari fans Roma setelah kekalahan tim kesayangan mereka 4-1.

Tindakan kekerasan yang terjadi di bandara itu melibatkan sejumlah pendukung AS Roma yang tak terima dengan hasil pertandingan dan melampiaskan kekesalan mereka kepada Taylor dan keluarganya. 

Dalam insiden yang terjadi, terdengar kata-kata kasar yang ditujukan kepada Taylor, istri, dan putrinya. Bahkan, beberapa orang diduga pendukung Roma nekat melemparkan kursi ke arah keluarga Taylor. 

Baca Juga  Ulung Purnama SH MH: Mewujudkan Perubahan Menuju Kabupaten Bekasi yang Lebih Baik

Beruntungnya, sang wasit berhasil diamankan oleh petugas bandara dan selamat dibawa masuk ke ruang tunggu pesawat.

Tak hanya fans AS Roma, pelatih tim tersebut, Jose Mourinho, turut melakukan hal serupa. Dalam sebuah video yang beredar luas, terlihat Mourinho menunggu Taylor di area parkir dan mengeluarkan umpatan serta hinaan terhadap kepemimpinan wasit dalam pertandingan final tersebut.

Sebelum kejadian tragis ini, publik di Roma dan Sevilla antusias menyambut pertandingan final yang mempertemukan kedua tim. Pertandingan berlangsung dengan seru dan ketat. 

Baca Juga  Dugaan Ancaman Pembunuhan Terhadap Wartawan: Perangkat Desa Penuhi Panggilan Polres Indramayu

AS Roma berhasil unggul terlebih dahulu melalui gol Paulo Dybala pada menit ke-34, yang tidak mampu dibendung oleh kiper Sevilla, Bono.

Namun, keunggulan AS Roma tidak berlangsung lama. Sevilla mampu menyamakan skor menjadi 1-1, memperpanjang ketegangan hingga babak kedua. 

Di babak kedua, staff pelatih AS Roma dan Mourinho mempertanyakan keputusan Taylor yang tidak menggunakan VAR untuk mengecek dugaan handball yang dilakukan pemain Sevilla di kotak penalti. Kritik ini berujung pada kartu kuning bagi staff pelatih AS Roma.

Meskipun hingga akhir babak kedua skor tetap imbang 1-1, pertandingan harus dilanjutkan dengan adu penalti. Di babak ini, Roma tampak kehilangan kepercayaan diri dan mentalitas bertanding, sehingga akhirnya takluk 4-1 atas Sevilla. 

Baca Juga  Polsek Kalimanah Sosialisasikan Imbauan Kamtibmas Jelang-Pasca Idul Fitri

Hasil ini membuat Sevilla berhasil merebut gelar Liga Europa, menjadikan mereka klub tersukses dalam sejarah kompetisi ini dengan total 7 gelar. Mereka dijuluki sebagai “King UEL” atau raja Liga Europa.

Kontroversi yang melingkupi keputusan wasit ini akan menjadi perbincangan hangat dalam beberapa hari mendatang. 

Kepada Taylor dan keluarganya, semoga mereka pulih dari insiden ini dan mendapatkan perlindungan yang tepat. (Maulana Yusuf)

Kabar Ngetren