Scroll untuk baca artikel
Berita

Menjadi Instruktur Safety Riding: Pengalaman Weki Ardi dari Yamaha Riding Akademi

135
×

Menjadi Instruktur Safety Riding: Pengalaman Weki Ardi dari Yamaha Riding Akademi

Sebarkan artikel ini

Jakarta – Sebagai seorang menjadi instruktur Safety Riding di Yamaha Riding Akademi (YRA), Weki Ardi telah mengalami berbagai pengalaman yang memperkaya pemahaman dan keahliannya dalam mengajarkan teknik berkendara yang aman dan bertanggung jawab kepada para peserta.

Weki Ardi bukan hanya mengajarkan keterampilan berkendara, tetapi juga memberikan wawasan tentang pentingnya keselamatan di jalan raya.

Sejak awal bergabung dengan YRA tahun 2015, Weki Ardi menyadari bahwa menjadi seorang instruktur tidak hanya sebatas mengajarkan teknik mengendarai motor.

Sebagai instruktur, dia berperan penting dalam membentuk perilaku berkendara yang bertanggung jawab dan aman bagi setiap peserta kursus.

Pengalamannya dalam berbagai kelas dan sesi pelatihan telah memberikan banyak wawasan berharga tentang bagaimana menciptakan kesadaran akan keselamatan berkendara.

Salah satu aspek yang paling menarik sebagai instruktur safety riding Weki Ardi adalah interaksi langsung dengan peserta dari berbagai latar belakang. Dari pengendara pemula hingga yang memiliki pengalaman tinggi,

Weki Ardi belajar untuk menyesuaikan gaya pengajaran dan pendekatannya agar sesuai dengan kebutuhan masing-masing individu.

Ini membutuhkan keterampilan komunikasi yang baik dan kemampuan untuk mengidentifikasi area-area di mana peserta membutuhkan perhatian khusus.

Sebagai seorang instruktur safety riding, Weki Ardi juga sering dihadapkan pada tantangan unik, seperti mengatasi ketakutan atau kecemasan peserta dalam mengendarai motor.

Hal ini memerlukan kesabaran ekstra dan kemampuan untuk membangun kepercayaan diri para peserta.

Menjadi sumber inspirasi bagi mereka dalam menghadapi ketakutan adalah bagian yang sangat memuaskan menjadi seorang instruktur.

Tidak hanya itu, Weki Ardi juga terlibat dalam pengembangan program-program pelatihan baru di YRA.

Hal ini mencakup penyusunan materi pelatihan yang terus berkembang dan beradaptasi dengan perubahan tren serta kebutuhan peserta.

Mengikuti perkembangan teknologi dan aturan lalu lintas merupakan bagian penting dari tugasnya sebagai instruktur yang berdedikasi.

Seiring berjalannya waktu, Weki Ardi menyadari bahwa menjadi instruktur safety riding bukan hanya tentang mengajarkan keterampilan teknis, tetapi juga membentuk sikap dan kebiasaan yang positif dalam berkendara.

Pengalaman ini telah membawanya untuk semakin menghargai pentingnya keselamatan sebagai bagian integral dari budaya berkendara.

“Saya merasa terpanggil untuk membantu orang lain memahami pentingnya keselamatan berkendara. Melihat perubahan positif dalam perilaku peserta adalah hadiah terbesar bagi saya. Keselamatan bukan hanya tentang teknik, tetapi juga tentang kesadaran dan tanggung jawab.” Ungkap Weki.

Dengan berbagai tantangan dan kepuasan yang ia dapatkan, Weki Ardi terus bersemangat untuk terus berkembang dan memberikan kontribusi positif bagi para peserta YRA serta komunitas pengendara secara luas.

Melalui dedikasi dan komitmen dalam pekerjaannya, Weki Ardi membuktikan bahwa menjadi seorang instruktur safety riding bukan sekadar pekerjaan, tetapi panggilan untuk menciptakan lingkungan berkendara yang lebih aman dan bertanggung jawab bagi semua. (Dr/Wk)