Scroll untuk baca artikel
BeritaNewsTrending

PGN Saka Mendapatkan Perpanjangan Kontrak WK Ketapang

17
×

PGN Saka Mendapatkan Perpanjangan Kontrak WK Ketapang

Sebarkan artikel ini

Kabar Ngetren/Tangerang – Saka Energi Indonesia (PGN Saka) melalui anak perusahaannya, PT Saka Ketapang Perdana, yang bergerak di bidang hulu minyak dan gas bumi dan merupakan afiliasi dari PGN Subholding Gas Pertamina, resmi mendapatkan perpanjangan kontrak Wilayah Kerja (WK) Ketapang dengan skema Production Sharing Contract (PSC). Bersama dengan Petronas Carigali Ketapang II Ltd. (PCK2L) sebagai operator, kontrak WK Ketapang yang berlokasi di Laut Jawa diperpanjang selama 20 tahun setelah berakhir pada 2028.

Penandatanganan perpanjangan kontrak PSC ini dilakukan langsung oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arifin Tasrif, Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto, Presiden Direktur Petronas Indonesia Yuzaini MD Yusof, dan Direktur Utama PGN Saka Medy Kurniawan pada acara the 48th IPA Convention and Exhibition 2024 di ICE BSD, pada Selasa, (14/5).

“WK Ketapang memiliki prospek yang bagus ke depannya. Dengan diberikan kepercayaan dalam perpanjangan PSC ini, tentu akan berpotensi meningkatkan produksi dan pendapatan perusahaan dengan mengoptimalkan aset yang sudah dimiliki,” ujar Medy Kurniawan.

Sebagai bagian dari Komitmen Kerja Pasti (KKP), terdapat dua sumur eksplorasi yang nantinya akan dilakukan pengeboran di WK Ketapang. Perpanjangan kontrak ini resmi diberikan oleh Pemerintah pada 21 Desember 2023, dengan hak partisipasi yang tetap sebesar 19,4% untuk PGN Saka, sama seperti kontrak sebelumnya.

“Kami berharap setelah ini, dapat segera melakukan pengeboran di sumur eksplorasi yang sudah disepakati. Jika berhasil, maka akan menambah sumber daya di area tersebut dan selanjutnya kami akan mengembangkan sumur tersebut,” jelas Medy.

Perpanjangan kontrak ini menunjukkan kepercayaan Pemerintah kepada PGN Saka dan Petronas dalam mengelola sumber daya migas di Indonesia, sekaligus memberikan harapan untuk peningkatan produksi dan pengembangan lebih lanjut di WK Ketapang.

Sumber: Humas PGN, editor: eFHa.