Scroll untuk baca artikel
BeritaNewsPurbalinggaTrending

Polisi Berhasil Menangkap Pelaku Curanmor di Purbalingga

17
×

Polisi Berhasil Menangkap Pelaku Curanmor di Purbalingga

Sebarkan artikel ini

Kabar Ngetren/Purbalingga – Polres Purbalingga telah berhasil mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) yang terjadi di Desa Pagedangan, Kecamatan Bojongsari, Kabupaten Purbalingga. Dua pelaku utama, SS dan JZM, telah berhasil diamankan bersama barang bukti yang kuat. Rabu, (16/5).

Menurut keterangan dari Plt Kasihumas Polres Purbalingga, Ipda Uky Ishianto, peristiwa pencurian sepeda motor diketahui oleh korban, Hendi Suhandi,  pada hari Jumat, (26/4), sekitar pukul 16.30 WIB. Saat hendak menggunakan sepeda motornya yang diparkir di garasi rumah, korban menyadari bahwa sepeda motor tersebut telah hilang. Setelah dilakukan pencarian di sekitar rumah dan tidak ditemukan, korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Bojongsari.

Unit Reskrim Polsek Bojongsari bekerja sama dengan Unit Resmob Satreskrim Polres Purbalingga melakukan penyelidikan dan menemukan bahwa sepeda motor korban berada di wilayah Desa Kebumen, Kecamatan Baturaden, Kabupaten Banyumas. Hasil penyelidikan menyatakan bahwa sepeda motor tersebut telah digadaikan oleh pelaku.

Pelaku utama, SS, berhasil diamankan di wilayah Kecamatan Kutasari, Purbalingga, pada Selasa, (7/5) , sekitar pukul 16.30 WIB. Kemudian, pelaku lainnya, JZM, berhasil ditangkap di Desa Beji, Kecamatan Bojongsari, Kabupaten Purbalingga, pada pukul 18.00 WIB.

Modus operandi kedua pelaku terungkap, di mana SS mengambil sepeda motor dari garasi rumah korban, kemudian didorong oleh JZM menggunakan sepeda motor lain. Selanjutnya, sepeda motor curian tersebut dibawa ke tukang kunci untuk membuat kunci palsu dan akhirnya digadaikan.

Dalam penggerebekan tersebut, polisi berhasil menyita beberapa barang bukti, termasuk dua sepeda motor, sejumlah surat kendaraan, kunci duplikat yang dibuat di tukang kunci, dan barang lainnya.

Keterangan dari pelaku SS mengungkapkan bahwa ia mencuri sepeda motor karena membutuhkan uang untuk membayar hutang, sementara pelaku JZM mengaku hanya membantu dalam proses pengangkutan.

Kedua pelaku dijerat dengan pasal 363 ayat (1) ke-4 tentang Pencurian dengan Pemberatan subsider pasal 362 KUHP tentang Pencurian, dengan ancaman hukuman penjara paling lama tujuh tahun.

Sumber: Humas Polres Purbalingga, editor: eFHa.