Scroll untuk baca artikel
BeritaNewsTrending

Satgas Pamtas Yonarmed 10/Bradjamusti Terima Penyerahan Senjata Api Rakitan dari Warga

23
×

Satgas Pamtas Yonarmed 10/Bradjamusti Terima Penyerahan Senjata Api Rakitan dari Warga

Sebarkan artikel ini

Kabar Ngetren/Sintang – Kegiatan pembinaan teritorial (binter) anjangsana ke dusun atau kampung binaan yang dilakukan oleh Pos Sei Seria Satgas Pamtas RI – Malaysia Yonarmed 10/Bradjamusti membuahkan hasil yang baik. Menjelang purna tugas, Pos Gabma Badau menerima penyerahan secara sukarela satu pucuk senjata api rakitan laras panjang jenis Lantak Kal 12 mm dari seorang warga berinisial K (56) di Desa Sei Seria, Kecamatan Ketungau Hulu, Sintang, Kalimantan Barat, pada Kamis (16/5).

Dansatgas Pamtas RI – Malaysia Yonarmed 10/Bradjamusti, Letkol Arm Ady Kurniawan, M.Han., menyatakan bahwa pihaknya terus melaksanakan pembinaan teritorial, termasuk aktif gotong royong membantu pembangunan infrastruktur desa binaan, pendistribusian pakaian, serta memberikan pengobatan medis kepada masyarakat secara rutin. Hal ini dilakukan untuk menciptakan hubungan kekeluargaan dan kekerabatan yang baik serta pendekatan yang tepat kepada masyarakat.

“Penyerahan secara sukarela senpi rakitan jenis lantak ini membuktikan kedekatan antara anggota Pos Sei Seria dengan masyarakat perbatasan. Ini adalah hasil dari kegiatan pembinaan teritorial (binter) yang setiap hari gencar dilakukan oleh anggota Pos Sei Seria Satgas Pamtas Yonarmed 10/Bradjamusti,” jelas Dansatgas.

Dansatgas juga menambahkan bahwa selama penugasan, pihaknya terus melaksanakan kegiatan teritorial dengan menjalin komunikasi sosial yang baik dengan masyarakat di wilayah penugasan. Selain itu, melalui kegiatan anjangsana dan komunikasi sosial, mereka memberikan pemahaman hukum tentang aturan kepemilikan senjata api secara pribadi.

Sementara itu, Serda Imam Yudhi yang menerima langsung penyerahan senjata api tersebut mengatakan bahwa hal tersebut merupakan suatu kehormatan bagi personel Pos Sei Seria karena masyarakat wilayah perbatasan mempercayai mereka, bahkan menjelang masa akhir tugas.

“Kami akan terus berusaha menjalin hubungan yang baik menjelang purna tugas ini dan juga memberikan edukasi kepada masyarakat tentang bahayanya memiliki senjata rakitan. Hal ini penting karena dapat merugikan diri sendiri dan orang lain jika terjadi hal yang tidak diinginkan,” pungkas Serda Imam Yudhi.

Sumber: Pen Yonarmed 10/Bradjamusti Kostrad, editor: eFHa.