Scroll untuk baca artikel
BeritaNewsTrending

Tiga Pilar Kota Semarang: Polda Jateng Siap Terapkan “Ultimum Remedium”

21
×

Tiga Pilar Kota Semarang: Polda Jateng Siap Terapkan “Ultimum Remedium”

Sebarkan artikel ini

Kabar Ngetren/Semarang – “Pemimpin adalah pribadi yang siap berkorban. Kalau kamu tidak siap, jangan jadi pemimpin,” tegas Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Ahmad Luthfi, saat menghadiri Silaturahmi Kamtibmas dengan Tiga Pilar Kota Semarang yang berlangsung di Gedung Serba Guna Balai Mas Pardi PIP Kota Semarang pada Rabu (15/5).

Acara tersebut juga dihadiri oleh Wakapolda Jateng, Brigjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, PJU Polda Jateng, serta perwakilan Tiga Pilar Kota Semarang yang terdiri dari Lurah, Bhabinsa, dan Bhabinkamtibmas.

Dalam sambutannya, Irjen Pol Ahmad Luthfi menekankan pentingnya karakter seorang pemimpin dalam melayani masyarakat. “Memimpin itu gampang, tapi jadi pemimpin itu sulit. Pemimpin adalah pribadi yang siap berkorban, kalau kamu tidak siap, jangan jadi pemimpin,” ucapnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa Tiga Pilar merupakan pemimpin di tingkat desa yang harus mengorbankan kepentingan pribadi demi melayani masyarakat. “Tiga Pilar adalah pemimpin di tingkat desa yang harus mengorbankan pribadinya untuk melayani masyarakat,” tambahnya.

Irjen Pol Ahmad Luthfi juga menyoroti peran penting Tiga Pilar dalam menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat (Kamtibmas), terutama menjelang Operasi Mantap Praja (Pilkada). Ia menekankan bahwa dalam operasi ini, tidak ada bantuan perkuatan dari satuan atas (Polda) atau samping (Polres jajaran), karena seluruh kabupaten dan kota di Jawa Tengah menyelenggarakan pengamanan secara mandiri.

“Hari ini kita kumpulkan Tiga Pilar dalam rangka Operasi Mantap Praja (Pilkada). Dalam operasi ini, Kapolres dan Dandim tidak bisa meminta bantuan perkuatan ke satuan atas (Polda) atau satuan samping (Polres jajaran), karena seluruh kabupaten dan kota di Jawa Tengah menyelenggarakan pengamanan sendiri-sendiri,” jelasnya.

“Oleh karena itu, kita hanya mengandalkan pengamanan di daerah masing-masing. Di sinilah peran penting Tiga Pilar sejak awal harus bersinergi dan dekat dengan masyarakat,” lanjut Irjen Pol Ahmad Luthfi.

Ia kembali menegaskan pentingnya kerjasama Tiga Pilar dalam menjaga Kamtibmas di wilayah Semarang. “Saya ulangi lagi, karena nanti tidak ada perbantuan (perkuatan pasukan), maka wilayah Semarang (Kamtibmas) semuanya tergantung bagaimana Tiga Pilar bekerjasama,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Kapolda Jateng juga memberikan salah satu strategi untuk meraih simpati masyarakat yang bisa diterapkan oleh Tiga Pilar. “Polda Jateng akan menerapkan ultimum remedium, yaitu penggunaan hukum pidana sebagai upaya terakhir dalam penegakan hukum, dan lebih mengutamakan restorasi of justice dalam menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif,” pungkas Irjen Pol Ahmad Luthfi.

Sumber: Bidhumas Polda Jateng/ewara, editor: eFHa.