Scroll untuk baca artikel
BeritaNewsTrending

TNI AL Kirimkan Kapal Perang untuk Distribusi Peralatan Pertanian ke Merauke

13
×

TNI AL Kirimkan Kapal Perang untuk Distribusi Peralatan Pertanian ke Merauke

Sebarkan artikel ini

Kabar Ngetren/Surabaya – Dalam rangka mendukung program percepatan peningkatan produksi padi melalui optimalisasi lahan di Kabupaten Merauke, Papua Selatan, TNI Angkatan Laut mengerahkan dua kapal perangnya, KRI dr. Soeharso-990 dan KRI Teluk Celukan Bawang-532, untuk melaksanakan operasi pelayaran pergeseran material peralatan mesin pertanian.

KRI dr. Soeharso-990 diberangkatkan sebagai gelombang pertama dalam operasi ini. Upacara pemberangkatan dilakukan oleh Menteri Pertanian RI, Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, M.P, bersama Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Wakasal) Laksamana Madya TNI Erwin S. Aldedharma di Dermaga Madura Ujung, Komando Armada II, Surabaya, pada Selasa, (14/5).

Kapal perang TNI AL ini mengangkut berbagai peralatan mesin pertanian, termasuk traktor, pompa air, rice transplanter, dan combine harvester. Seluruh peralatan ini akan dikirim langsung ke Merauke, Papua, dengan harapan dapat mempercepat program peningkatan produksi padi melalui optimalisasi lahan di Kabupaten Merauke.

Program percepatan peningkatan produksi padi ini merupakan salah satu program utama pemerintah, yang bertujuan untuk mengoptimalkan lahan rawa mineral seluas 400.000 hektar di seluruh Indonesia. Sebanyak 20.000 hektar di antaranya berada di Kabupaten Merauke, Papua Selatan. Diharapkan, pengiriman peralatan dan mesin pertanian ini dapat meningkatkan produksi pangan di wilayah tersebut.

Kapal perang TNI AL akan menempuh perjalanan dari Surabaya menuju Merauke selama 7 hingga 8 hari, dengan jarak tempuh sejauh 1698 mil laut (NM). Operasi ini sejalan dengan Undang-Undang RI No. 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia, yang menyebutkan tugas TNI dalam Operasi Militer Selain Perang (OMSP) termasuk membantu tugas pemerintah di daerah.

Menteri Pertanian RI, dalam sambutannya, menyatakan bahwa bantuan ini juga merupakan upaya pemerintah untuk mengantisipasi dampak dari musim panas yang disertai El-Nino, yang dapat mengancam sektor pertanian.

Sumber: Dispen AL, editor: eFHa.