Kabar Ngetren/Blitar – Dalam rangka memperingati Hari Menanam Pohon Indonesia, Babinsa Desa Kemirigede Koramil 0808/14 Kesamben Kodim 0808/Blitar, Serma Imam Muthakalim, bersama Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur dan masyarakat setempat menggelar aksi penghijauan di sekitar Embung Gogoniti, Desa Kemirigede, Kesamben, Blitar, pada Senin, (16/12). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pelestarian lingkungan dan mendukung ketahanan air di kawasan tersebut.
Aksi penghijauan ini melibatkan penanaman puluhan bibit pohon produktif, seperti mahoni, sengon, mangga, dan durian. Menurut Babinsa Serma Imam Muthakalim, kegiatan ini menjadi langkah penting untuk menjaga lingkungan sekaligus memastikan keberlanjutan sumber daya air bagi masyarakat.
“Kegiatan ini tidak hanya sekadar memperingati Hari Menanam Pohon Indonesia, tetapi juga sebagai upaya bersama menjaga ekosistem dan memastikan ketersediaan air. Kami juga mengajak masyarakat untuk merawat pohon yang telah ditanam agar manfaatnya dapat dirasakan oleh generasi mendatang,” ujar Serma Imam.
Kepala Desa Kemirigede, Sunarto, mengapresiasi inisiatif Babinsa dan partisipasi aktif warga dalam kegiatan ini. Menurutnya, kerja sama antara aparat dan masyarakat menunjukkan bahwa penghijauan dapat memberikan dampak besar bagi lingkungan.
“Penghijauan seperti ini menjadi bukti nyata bahwa gotong royong mampu menciptakan perubahan positif. Saya berharap semangat ini terus dijaga agar desa kita menjadi lebih hijau dan lestari,” ujar Sunarto.
Lokasi penghijauan ini, Embung Gogoniti, memiliki peran strategis sebagai penyuplai air bagi lahan pertanian warga sekitar. Kapten Inf Taufikurahman Firdaus, Danramil 0808/14 Kesamben, menuturkan bahwa kegiatan ini juga diisi dengan edukasi tentang pentingnya penghijauan untuk mencegah erosi serta menjaga ekosistem.
“Kami memilih Embung Gogoniti karena keberadaannya sangat penting bagi kehidupan warga, khususnya petani. Melalui aksi penghijauan ini, kami berharap kondisi di sekitar embung semakin terjaga sehingga manfaatnya terus dirasakan oleh masyarakat,” jelas Kapten Inf Taufikurahman.
Kegiatan ini diharapkan menjadi contoh positif bagi desa-desa lain di Kabupaten Blitar untuk terus menjaga kelestarian alam. Dengan menanam lebih banyak pohon, masyarakat tidak hanya mendukung pelestarian lingkungan, tetapi juga memastikan keberlanjutan sumber daya alam bagi generasi mendatang.