Scroll untuk baca artikel
News

Kesenjangan dalam Pawai Kemenpora: Atlet Cabang Olahraga Merasa Tidak Dihargai

6
×

Kesenjangan dalam Pawai Kemenpora: Atlet Cabang Olahraga Merasa Tidak Dihargai

Sebarkan artikel ini

Atlet Cabang Olahraga Merasa Tidak Dihargai

Kabar Ngetren/Jakarta – Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) mendapat kritik dari atlet cabang olahraga non-sepakbola terkait pawai yang diadakan. 

Atlet renang I Gede Siman Sudartawa mengungkapkan ketidakpuasannya karena acara belum dimulai meskipun para atlet sudah berkumpul sesuai jadwal yang telah ditetapkan. 
Siman juga merasa ada perlakuan khusus terhadap cabang olahraga tertentu dan merasa tidak dihargai. Banyak orang, termasuk akun sepakbola dan netizen Indonesia, mengkritik Kemenpora terkait masalah ini.
Baca Juga  Pentas Seni dan Gelar Karya di MI Ma'arif NU 01 Pangebatan: Membangun Kreativitas dan Penguatan Profil Pelajar

Kritik masyarakat terkait pawai tersebut berfokus pada persepsi bahwa Kemenpora terlalu memprioritaskan satu cabang olahraga tertentu, meskipun ada atlet dari cabang lain yang juga berhasil meraih medali emas. 

Beberapa orang merasa Kemenpora tidak siap dan terkesan ikut-ikutan acara yang sebenarnya telah disiapkan oleh PSSI dan suporter sepakbola.

Pada awalnya, pawai tersebut diumumkan oleh PSSI dan suporter sepakbola, sehingga suporter bola bertanya-tanya mengapa cabang olahraga lain tidak melakukan hal serupa. 

Kemenpora dianggap mendompleng acara tersebut oleh suporter sepakbola. Namun, ada pula masyarakat Indonesia yang berperilaku dewasa dalam menyikapi situasi ini. 
Mereka meminta Kemenpora untuk berhati-hati dalam tindakan mereka, karena Kemenpora seharusnya menjadi wadah untuk semua atlet dan cabang olahraga, bukan hanya berfokus pada PSSI. 
Meskipun momennya adalah keberhasilan Timnas Sepakbola yang memenangkan medali emas setelah 32 tahun, Kemenpora seharusnya bekerja secara sinergis dengan semua cabang olahraga. (Maulana Yusuf)
Kabar Ngetren