Scroll untuk baca artikel
News

Ma’ruf Amin Berikan Insentif Stunting Pemkab Purbalingga

5
×

Ma’ruf Amin Berikan Insentif Stunting Pemkab Purbalingga

Sebarkan artikel ini

Ma'ruf Amin Berikan Insentif Stunting Pemkab Purbalingga
Ma’ruf Amin Berikan Insentif Stunting Pemkab Purbalingga


Kabarngetren/Jakarta
– Pemerintah Kabupaten Purbalingga dinilai Sukses Menurunkan Angka Stunting. Oleh karenanya, diberikan Insentif Fiskal oleh Pemerintah Pusat sebesar Rp. 6.186.796.000. Jumat Sore. 6/10/2023.

Usai Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Percepatan Penurunan Stunting di Istana Wakil Presiden, Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi, mengatakan, Puji Syukur Kerja Keras kita dalam Menurunkan Stunting mendapatkan Apresiasi berupa Insentif yang menambah Kapasitas Fiskal kita.

“Saya mengucapkan Terimakasih kepada jajaran Pemerintahan Kabupaten, Kecamatan sampai Desa, para Kader Kesehatan dan semua Pihak yang telah Berkontribusi dalam Penurunan Stunting”. Ucapnya.

Menurut Bupati Tiwi, pencapaian ini merupakan Hasil Kerjasama semua Stakeholder yang berkemauan dan Bekerja Keras agar Anak-anak kita terbebas dari Stunting.

Pada acara tersebut, Kabupaten Purbalingga menjadi salah Satu dari 55 Kabupaten/Kota yang menerima Penghargaan berupa Insentif Fiskal sebagai Daerah yang Berhasil Menurunkan Angka Stunting diatas capaian Nasional.

Pemkab Purbalingga Menargetkan pada Tahun 2024 Stunting terus turun dan berada di Angka 10 Persen.

Ma'ruf Amin Berikan Insentif Stunting Pemkab Purbalingga

Sementara itu, Wakil Presiden RI, Ma’ruf Amin, dalam arahannya menyampaikan, Selamat kepada para Pemerintah Daerah yang mendapatkan Insentif Fiskal karena Sukses Menurunkan Angka Stunting.

“Semoga menjadi contoh bagi Daerah lain. Ini bukan Tujuan Akhir tetapi semoga menjadi Pemicu untuk Berkontribusi lebih Baik lagi”. Katanya.

Wapres menyampaikan, Target Penurunan Prevalensi Stunting Tingkat Nasional sebesar 14 Persen di Tahun 2024.

“Itu harus kita capai di tengah berbagai Tantangan yang semakin Berat kedepannya”. Tambah Wapres.

Menurutnya, Tahun Depan adalah Tahun Politik, yang harus dipastikan bahwa Pergantian Pimpinan di Pusat dan Daerah harus tetap mengakomodasi Penurunan Stunting sebagai Prioritas Pembangunan.

Wapres juga mengajak Langkah Percepatan Penurunan Stunting terus dilakukan melalui Kebijakan Legal Formal, Politik, Sosial dan Budaya juga Pendekatan Keagamaan. Tutupnya.

Penghargaan diberikan langsung oleh Wapres, Ma’ruf Amin, selaku Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Nasional didampingi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy, Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati dan Kepala BKKBN, Hasto Wardoyo. red.

Kabar Ngetren