Scroll untuk baca artikel
BanyumasNewsNgumpulke Balung PisahORARI

Ngumpulke Balung Pisah: Silaturahim Para Perintis ORARI Banyumas

3
×

Ngumpulke Balung Pisah: Silaturahim Para Perintis ORARI Banyumas

Sebarkan artikel ini

Ngumpulke Balung Pisah: Silaturahim Para Perintis ORARI Banyumas

Kabar Ngetren/BANYUMAS – Silaturahim, pertemuan, dan berkunjung tidak hanya terbatas pada saat lebaran, tetapi merupakan hal biasa yang dilakukan oleh siapa pun dan kapan pun. Pada Minggu (30/07/2023), sekelompok lansia berusia 60-95 tahun, yang memiliki satu hobi yaitu radio amatir, berkumpul untuk ngumpulke balung pisah dan nguwatke ukhuwah. Mereka adalah Old Timer para perintis pejuang pendiri ORARI Lokal Kabupaten Banyumas, yang telah bersama-sama berkarya puluhan tahun silam.

Pertemuan tersebut diadakan di rumah FX. Suyanto (YC2GKO) di Purwokerto dan dihadiri oleh beberapa tokoh, seperti dr. H. Tangguh Budi Prasetyo (YF2AEF) dan Dr. dr. H. Muhamad Rifqy Setyanto (YB2ILU). Selain itu, puluhan old timer perintis pendiri ORARI Banyumas dari berbagai daerah, seperti Purbalingga, Banjarnegara, Purwokerto, Banyumas, Cilacap, Gombong, Kebumen, Purworejo, dan kota kabupaten lainnya, juga ikut hadir dalam acara tersebut.
Dalam sambutannya, dr. H. Tangguh Budi Prasetyo (YF2AEF) menyampaikan salam kenal dan penghargaan atas perjuangan YC2AE, YD2CTR, dan YC2GKO yang menggelar kegiatan ini. Ia juga mengapresiasi kehadiran para senior dan sesepuh perintis pejuang pendiri ORARI Lokal Kabupaten Banyumas yang telah menjadi pelaku sejarah ORARI di wilayah tersebut.
Salah satu Sohibul hajat, Andy Istianto (YD2CTR), menyampaikan terima kasih dan permohonan maaf atas segala kekurangan dalam menggelar rangkaian silaturrahmi tersebut. Ia juga mengungkapkan rasa syukur atas kehadiran semua orang dalam acara santai ini, yang menjadi momen temu kangen dan nostalgia untuk saling bercerita tentang lika-liku kegiatan amatir radio pada masa lalu. Acara tersebut turut dimeriahkan dengan nyanyian dan musik orgen tunggal yang dipersembahkan oleh seorang senior bernama Heru Winarko (YG2BKK).
Melalui momentum silaturahmi ini, diharapkan tali persaudaraan dan kekeluargaan antara sesama senior dan juga dengan para yunior akan semakin erat. Selain itu, bagi kesepuhan yang ingin mendapatkan callsign, mereka diarahkan untuk mengikuti UNAR agar bisa lebih intens bersilaturrahmi dan mendekatkan diri dalam membimbing dan mengestafekan ilmu amatir radio kepada para yunior anggota ORARI saat ini.
Salah satu senior dari ORARI Lokal Kabupaten Purbalingga, Farid Maruf (YB2BLA), menyampaikan rasa terima kasih atas ide dan usaha mengumpulkan orang tua, senior, dan kesepuhan ORARI dalam acara Ngumpulke Balung Pisah tersebut. Balung pisah dapat diibaratkan seperti tulang yang berserakan dan perlu dikumpulkan, maka makna dari acara tersebut adalah silaturahim keluarga besar sesepuh pinisepuh, senior, dan yunior pecinta amatir radio pada masa lalu, dengan niat untuk memperkuat silaturahmi dan ukhuwah di antara mereka.
Acara tersebut diakhiri dengan kesepakatan bahwa Silaturahim Balung Pisah ini perlu dilanggengkan dan dibuat menjadi kegiatan permanen. Semua peserta juga mengabadikan momen tersebut dengan foto bersama, sambil menikmati hidangan siang dan lantunan lagu-lagu nostalgia, termasuk lagu “Sayonara.” Semoga akan ada kesempatan untuk bertemu kembali di lain waktu… (Djarmanto-YF2DOI).
Demikianlah berita menarik mengenai pertemuan dan silaturahmi para Old Timer perintis pendiri ORARI Banyumas yang menggunakan bahasa Indonesia. Semoga acara tersebut menjadi momen yang berkesan bagi semua peserta dan dapat memperkuat ikatan persaudaraan di antara mereka. (Djarmanto-YF2DOI)
Kabar Ngetren