Scroll untuk baca artikel
News

Pemkot Pangkalpinang Gelar Program P3PD Jadi Solusi Tingkat Kemiskinan Desa

3
×

Pemkot Pangkalpinang Gelar Program P3PD Jadi Solusi Tingkat Kemiskinan Desa

Sebarkan artikel ini

Pemkot Pangkalpinang Gelar Program P3PD Jadi Solusi Tingkat Kemiskinan Desa
Pemkot Pangkalpinang Gelar Program P3PD Jadi Solusi Tingkat Kemiskinan Desa


Kabarngetren/Pangkalpinang
– Tingkat Kemiskinan Wilayah pedesaan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), dan hampir 2 Kali Lipat dibandingkan dengan Tingkat Kemiskinan Kawasan Perkotaan.

“Kita tahu dari Data yang ada, saat ini Angka Kemiskinan di Desa ternyata hampir 2 Kali Lipat dengan Angka Kemiskinan di Kota. Padahal Sumber Daya yang ada di Desa lebih banyak dibandingkan di Kota. Ini jadi Tantangan bagi Pemerintahan dan Kelembagaan Desa, melalui Program P3PD ini bisa Meningkatkan Pembangunan untuk Mengurangi Tingkat Kemiskinan, dan Mengurangi Urbanisasi dari Desa ke Kota”. Ungkap Heri Purnomo, Koordinator Regional Management Consultant (RMC) 6 Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), usai Penutupan Kegiatan Pelatihan Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa dan Pengurus Kelembagaan Desa, Program Penguatan dan Pemerintahan dan Pembangunan Desa (P3PD), Pangkalpinang. Kamis Malam. 19/10/2023.

Heri Purnomo menambahkan, Kegiatan P3PD ini sendiri adalah Program dari Direktorat Jenderal (Dirjen) Bina Pemerintahan Desa (Pemdes) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), yang juga dilaksanakan secara Serentak di seluruh Wilayah di Indonesia.

“Pelatihan ini secara Nasional diikuti 33 Ribu lebih Peserta, dimana untuk Wilayah Provinsi Kepulauan Babel sendiri telah dilaksanakan sebanyak 6 Angkatan”. Ujarnya.

Pemkot Pangkalpinang Gelar Program P3PD Jadi Solusi Tingkat Kemiskinan Desa

Beliau berharap Perangkat Desa, Pemerintahan Desa dan Kelembagaan Desa mampu menjadi Motor Penggerak, agar Kesejahteraan dan Kemandirian di Desa cepat tercapai. Harapnya.

Diwaktu yang sama, Kepala Desa (Kades) Perlang, Kecamatan Lubuk Besar, Kabupaten Bangka Tengah (Bateng), Yani Basaroni, Mengapresiasi Kegiatan P3PD ini, kami mendapatkan Ilmu Pengetahuan dari Regulasi-regulasi Langsung dari Pemerintah Pusat. Regulasi ini sendiri akan kita terapkan didalam Menjalankan Roda Pemerintahan di Desa. Adapun regulasi yang dipaparkan, itu sangat bermanfaat sekali.

Roni mengungkapkan, Kegiatan Pelatihan seperti ini dapat terus dilakukan dikemudian Hari, agar Pemerintahan dan Aparatur Kelembagaan di Desa terus Meningkat Kapasitas dalam Kerja-kerja secara Teknis di Daerah masing-masing.

“Tentu, kami berharap Kementerian Dalam Negeri Rutin Melaksanakan Kegiatan seperti ini, sehingga Regulasi-regulasi yang Baru bisa kami serap setiap Tahunnya, dan kami Update. Sehingga kami tidak melenceng dari Regulasi yang dibuat Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah”. Tutupnya.

Untuk diketahui, Pelatihan ini sendiri merupakan Bagian Program Penguatan Pemerintahan dan Pembangunan Desa (P3PD), yang merupakan Kerjasama antara Pemerintah Indonesia dengan Bank Dunia (World Bank). 

Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), kegiatan ini berlokus pada 268 Desa dengan Target 1.072 Peserta. Dari Angkatan Pertama sampai Angkatan Keenam, Pelatihan P3PD di Babel sudah terlaksana sesuai Target, dimana Total terdapat 268 Desa yang Menghadiri Kegiatan Pelatihan ini.

Masing-masing angkatan terdiri dari 6 kelas. Adapun setiap kelas berisikan 32 orang, terdiri dari 8 desa, dimana perwakilan setiap desa sebanyak 4 orang antara lain Kepala Desa, Sekretaris Desa, Ketua BPD dan Ketua PKK. red.

Kabar Ngetren